Arti dari ijab Qobul

Ijab Qobul.
Merupakan salah satu rukun sah dalam pernikahan dalam agama islam.
Setiap orang dewasa baik sudah pernah menikah maupun yang belum pernah menikah, rasa-rasanya sudah sangat familiar atau bahkan hafal dengan kalimatnya yaa..:)
"Saya terima nikah nya si Dia binti ayah si dia dengan mas kawin nya... "
Ya, seperti itulah kira-kira bunyinya. Cukup singkat, padat dan jelas. Tapi mungkin belum banyak yang tau apa sii arti dari kalimat tersebut? Apakah hanya sebuah kalimat biasa? Atau kalimat yang sewajarnya diucapkan pada saat menikah?

Nyatanya, saya juga baru tau semalam, dari sebuah page facebook Alm. Ustadz Jefry Al-Bukhori, tentang arti dari kalimat ijab qobul tersebut..
hehehe , telat banget yaa, baru tau sekarang..XD *maklum saja kan belum menikah..cckkckk alesan sekaliiii

Daripada semakin ngelantur, sekarang langsung saja kita lihat bareng apa sii artinya?
" Arti dari ijab Qobul "

" Aku terima nikah nya si Dia binti ayah si dia dengan mas kawin nya... " Singkat, padat dan jelas..

Tapi taukah makna " Perjanjian / ikrar " tersebut..??

" Maka aku tanggung dosa2 nya si dia dari ayah dan ibu nya, dosa apa saja yang tlah dia lakukan dari tidak menutup aurat hingga dia meninggalkan sholat..

Semua yang berhubungan dengan si dia aku tanggung dan bukan lg orang tua nya yg menanggung serta akan aku tanggung semua dosa dari caon anak-anak ku kelak.. "

Jika aku gagal..?? " Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar, dan aku rela masuk neraka. Aku rela malaikat menyiksa aku hingga hancur tubuh ku.. ( HR> Muslim )

Duhai para wanita dan istri.. Begitu berat nya pengorbanan suami mu terhadap mu, karna saat ijab qobul terucap, Arsy_nya berguncang karna berat nya perjanjian yg di buat oleh nya di hadapan Allah, dengan di saksikan para malaikat dan manusia..

Maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suami mu, maka itupun belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami mu terhadap mu..

Semoga Kita Semua Mendapatkan Jodoh Yang Terbaik..

Aamiin
Nahh..itu arti dari ijab qobul. Ternyata sangat berat, janji seorang suami itu. 

Aku jadi teringat, sewaktu dulu masih kecil mengaji di TPA, ustadz pernah bilang, "Kalau kalian sayang sama ayah kalian dan kalian tidak ingin ayah kalian masuk neraka, maka sholat yang rajin dan tutuplah aurat..karena nanti yang akan menanggung dosa kalian adalah ayah kalian.."

Aku hanya manggut-manggut saja saat itu. Dan ternyata nanti pada saat menikah, suami pun akan bertanggung jawab terhadap istrinya.

Hmmm..maka tidak heran yaa, kata orang yang sudah pernah menikah terutama laki-laki, itu selalu ada rasa aneh, berdebar dan ada beberapa yang bahkan tidak kuasa menahan air matanya pada saat mengucapkan ijab qobul tersebut. Mungkin memang karena begitu beratnya janji yang diucapkan di depan Alloh swt, di depan para malaikat dan di depan para manusia.

Maka semoga Allah melindungi dan memberi ampun kepada kita semua. Aamiin
Wallahu a’lam bish-shawabi

Comments