Bintang Malam..

Bintang malam, katakan padanya..
Bintang malam katakan (sampaikan) padanya 
Aku ingin melukis sinarmu di hatinya
Embun pagi katakan padanya
Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya
Tanpa sengaja, lagu rindu-nya kerispatih, terputar di playlist ku malam ini..Terasa hangat mengalun membawa ingatan, ingatan dan angan terbang jauh sejauh bintang-bintang di malam jakarta ini. Lagu yang relatif pendek tetapi seperti memiliki mantra yang dapat membuat siapapun yang mendengarkannya larut ke dalamnya.:)

Dinyanyikan dengan penuh penghayatan, seolah benar-benar ingin sekali menyampaikan kerinduan yang tak terbendung lagi, kerinduan yang seakan menikam detak kehidupannya. Bahwa, menunggu memang bukanlah hal yang mudah untuk dilalui..

“Aku harus menyibukkan diri. Membunuh dengan tega setiap kali kerinduan itu muncul. Ya Tuhan, berat sekali melakukannya…. Sungguh berat, karena itu berarti aku harus menikam hatiku setiap detik.”
— Tere liye, novel “Rosie”

Tapi hidup memang harus tetap berjalan..bahwa menunggu itu tidak selalu membosankan. Bahwa harapan akan selalu ada, sebuah janji kehidupan yang indah di depan menunggu. Sabarlah..sabarlah sebentar lagi..
Tak kan mungkin salah arah, tak kan mungkin salah waktu, tak kan mungkin tertukar, semua sudah digariskan. Memang beraaat..tapi wahai hati, kau ciptaan Tuhan, tunduklah kepada janji Tuhanmu :)
Tahukah engkau wahai langit
Aku ingin bertemu membelai wajahnya
Kan ku pasang hiasan angkasa yang terindah
Hanya untuk dirinya
Lagu rindu ini kuciptakan
Hanya untuk bidadari hatiku tercinta
Walau hanya nada sederhana
Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan
Berapa kalipun mendengar lagu ini, rasanya tetap sama..special, hangat dan tanpa disengaja melengkungkan senyum sambil beberapa kali menghela nafas dalam..sambil bergumam dalam hati..
"Ohh, mungkin benar..aku rindu.. :) "

Comments